Tidak ada satupun ayat Al-Qur`an yang paling romantis

Naluri manusia memang dibekali rasa suka dan duka, senang dan sedih, tak luput juga naluri itu akan menyukai yang romantis. Apapun itu bentuknya, entah dari perkataan, tulisan, pemandangan, dan sentuhan. Pasti naluri akan mencari yang romantis.

Meskipun dipanggil “Hai.. Gula Jawa!!! Hitam”, pasti akan terasa romantis jika keluar dari mulut dari yang dicintai. Apalagi kata-kata yang indah “Hai… Gula Pasir!!, putih nan manis”, mungkin gak sempat menoleh ke arah suara, tapi pingsan ditempat. Hehehe…

Begitu pula Al-Qur`an, dari awal sampai akhir adalah ‘surat cinta’. Bahkan ada seseorang yang mencari ayat mana yang paling indah, paling merdu, paling menyentuh dan paling romantis dibanding ayat yang lain?!!. Ternyata tidak ditemukan, karena semua ayat, semua huruf, semua surat terasa romantis. Rasa romantis itu muncul karena mencintai “Sang Pengirim Surat Cinta”.

Jika tidak merasakan keromantisan Al-Qur`an, berarti naluri itu mempunyai dua kemungkinan. Tidak faham bahasa Al-Qur`an atau dia telah ‘selingkuh’. ‘Selingkuh’ ini berarti banyak melakukan maksiat.

Allahu A’lam

*Sebuah nasihat dari seseorang*

 

Mushaf Qur`an edisi Ilmu Pengetahuan

Mushaf Qur`an edisi Ilmu Pengetahuan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s