Rambut Kucing

Yup, judulnya rambut kucing. Gak ada istilah bulu kucing. Sejak kapan kucing jadi aves/burung?!.

Aku termasuk suka kucing. Dan tadi siang setelah Sholat Jum’at melihat kucing, dan sekedar melihat aja. Terdetik fikiran, coba kalo kucing itu punya rambut yang setajam duri landak, atau rambut kucing seperti kulit durian. Alangkah sengsaranya manusia, yang tabiatnya punya piaraan harus terganggu dengan ketajaman duri.

Mau gak mau, hewan yang ‘nempel’ berdampingan dengan manusia harus ‘friendly’. Coba kalo buaya punya tabi’at suka menjadi piaraan rumah tangga. Horoorrrr… karpet rumah sobek-sobek semua!!!!

Yah… sekelumit gotak-gatik-gatuk yang menunjukkan makhluk hidup tidak akan tercipta dengan sendirinya apalagi cuma bermodal asam amino😛

twin(g)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s