Om, keturunan itu apa?

Duduk berdua di ruang administrasi sebuah pesantren. Aku dan seorang anak kecil sepuluh tahunan. “Om, keturunan itu apa?”, tanya anak kecil itu dengan mengarahkan wajahnya kepadaku.

Keturunan itu adalah anak yang terlahir karena adanya bapak dan ibu. Keturunan itu nasab. Keturunan itu adalah anak cucu. Keturunan itu adalah generasi yang muncul dari generasi sebelumnya”, kuucap dalam batin, belum sempat ku ungkapkan. Otakku terasa terkena sphenopalatine ganglioneuralgia. Otak dan lidahku beku gak bergerak, bukan karena gak punya jawaban. Tapi, gak tega karena anak kecil ini lahir dengan ditinggal ibunya.

“Maksudnya?” aku balik tanya,

“Tuh… pemain di Eropa ada yang keturunan China”,

“Ow… itu berarti dia dulu lahir di China”, jawabku sedikit ngawur -_-!

4 thoughts on “Om, keturunan itu apa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s