Aku, Kamu dan Listrik

Jebreettttt…. (maaf, bukan istilah bola loh). Tapi ini istilah kalo mati listrik di kontrakan. Sejak tiga hari terakhir, kami para penghuninya harus sabar, karena listrik sering jebreet tak menentu. Klimaksnya adalah tadi malam, beberapa kawan sudah tidur termasuk saya, dan yang lain masih ‘online’ alias belum menutup mata. Sudah beberapa kali dalam satu jam, listrik di kontrakan jebreet terus. Terpaksa bolak-balik mengembalikan PCB ke posisi on. Akhirnya…. ya sudahlah, tunggu mentari pagi yang indah nan menawan #halah…

Keesokan harinya, dalam kegelapan shubuh, wudlu dan bebersih diri dalam kegelapan. Setelah dirasa cukup terang, akhrinya rame-rame mencari ‘kambing hitam’ atas fenomena listrik ini… Colok sana colok sini, hidupkan sana hidupkan sini, naik turun tangga … berkali-kali. Dann… Tadaaaaa… kambing hitamnya adalah mesin cuci yang kabelnya terkelupas dan basah. Setelah mencopot colokan mesin cuci, akhirnya listrik bisa berjalan terus terang.

Tapi ada hal yang menarik nih, ternyata dengan matinya listrik membuat penghuninya lebih dekat. Sebelumnya, pada sembunyi di kamar masing-masing. Kemudian pada ngumpul dan ngerumpi di pagi hari, hehehehe…. persis waktu kecil, bermain petak umpet ketika PLN mati dan itu terang bulan (bukan merek martabak loh..). Warga desa pada keluar dan ngobrol di teras masing-masing, anak-anak main petak umpet atau juga betengan di sepanjang jalan tentunya dalam kegelapan…. seruuuuuu…..!!!!

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s