Suami, antara pintu surga dan neraka

# Suamimu Adalah Surgamu atau Nerakamu #

Kisah seorang ikhwah..
Yang amat mencintai istrinya..
Namun istrinya tak mencintainya..
Ia mengharapkan lelaki lain..
Yang lebih darinya..

Wanita itu telah pandai bahasa arab..
Sementara suaminya..
Hanya memahami bahasa indonesia..
Wanita itu telah lama mengaji..
Sementara suaminya..
Sibuk membanting tulang mencari nafkah..
Tuk membahagiakan kekasihnya..
Wanita itu telah banyak menghafal alqur’an..
Sementara suaminya tak banyak bisa menghafal..

Mungkin..
Kini suaminya sudah tak berharga di matanya..
Mungkin..
Kini cintanya telah pudar di hatinya..
Karena tak sesuai harapannya..

Demikianlah..
Kisah cinta yang bertepuk sebelah..
Karena istrinya tertipu oleh kepintarannya..
Ilmu tak membuatnya semakin sayang pada suaminya..
Ilmu tak membuatnya semakin berbakti kepada suaminya..
Ilmu membuatnya angkuh..
Tak ada lagi cinta dihatiku kilahnya..

Saudariku..
Engkau boleh lebih berilmu dari suamimu..
Tapi mungkin suamimu lebih takut kepada Allah darimu..
Engkau boleh punya banyak kelebihan di atas suamimu..
Tapi suamimu..
Mungkin lebih dicintai oleh Rabbmu karena ketawadlu’annya..
Al Hasan Al Bashri rahimahullah berkata..
Ilmu itu bukanlah dengan banyak menghafal riwayat..
Namun ilmu adalah yang menimbulkan rasa takut kepada Allah..

Dimanakah hadits yang telah engkau hafal, “Suamimu adalah surgamu atau Nerakamu..
Ya Rabb..
Berilah kami ilmu yang bermanfaat..

By: Ust Badrusalam, Lc

#######

Beberapa kali menemukan kasus seperti nasehat di atas. Hmm… mungkin suami bisa sakit hati, tapi lebih sakit lagi ketika sang suami tidak mampu membimbing istri tercinta menuju pintu surga. Alias istri tertipu dengan pintu neraka.

Dalam prespektif lain, ada beberapa wanita yang tidak terima dengan posisi dibawah kepemimpinan laki-laki. Mereka merasa tereksploitasi. Disuruh sana sini, dilarang sana sini, tidak sebebas suami. Mungkin pemikiran para wanita yang sudah terkontaminasi ideologi feminism.

Tapi mereka tidak sadar, apakah anak yang disuruh orang tuanya untuk belajar membereskan tempat tidurnya sendiri merupakan eksploitasi?!. Memang parameternya tidak bisa diperdebatkan, karena masih berlandaskan rasa kemanusian. Paling adil memang dilandaskan nilai yang kita anggap paling benar dan mutlak, yaitu agama. (kecuali kalau mereka memang tidak punya agama).

sebagai wanita apa yang kamu bayangkan dari tulisan ini?

4 thoughts on “Suami, antara pintu surga dan neraka

  1. Haaa jinja?! Kurasa ni dua2nya yang perlu dievaluasi. Bener, istri sehebat apapun dalam bidang finansial maupun ilmu tetep harus taat suami. Perlu kerendahan hati luar biasa bahkan kalau perlu sampai ke titik terendah. Suami sesibuk apapun brarti punya tugas membimbing itu tadi. Mengimami kan bukan cuma dalam urusan sholat. Pemimpin, diantara banyak tugasnya adalah memberikan pengarahan. Pemimpin tak harus tahu segala, tapi mengarahkan, dia harus bisa.

    Tapi yang paling simpel dari semuanya sih soal komunikasi kali ya, tu komunikasinya pasti nggak sehat tuuu.. ha haa sotoy :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s