Sebelum – Sedang – Sesudah Ujian

Thoyyyiibb… (bukang bang thoyyib loh) pagi ini pengen nge-share uneg-uneg. Siapa tau ada keberkahan dari uneg-unegnya. Singkat cerita kita semua pernah merasakan ujian kan?!. Entah itu ujian kelas, ujian kelulusan, ujian masuk perguruan tinggi dan lebih luasnya adalah ujian kehidupan.

Ketika sebelum ujian, kita mempersiapkan segala sesuatunya. Dari menghafal, memahami, mengurai kembali teori yang ada sampai mempersiapkan mental agar tidak down waktu ujian. Tapi apa yang terjadi ketika ujian berlangsung. Ada yang gemetaran, ada yang pingsan, ada yang lupa semua pelajaran, meskipun ada juga sih yang santai menikmati ujian dengan damai.

Memang otak kita masih berjalan normal waktu sebelum ujian. Masih bisa berfikir logis. Masih bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Tapi, bisa jadi otak yang segitu encernya berubah menjadi beku tak bergerak, gak bisa lagi membedakan mana yang benar mana yang salah. Teori yang dihafal luar kepala, menjadi sirna tak berbekas, ketika memasuki ruang ujian.

Nah, begitu pula dengan ujian kehidupan. Sudah hafal dalil-dalil agama luar kepala, sudah ngelontok teori-teori motivasi penyemangat, sudah ‘mastering’ ajaran-ajaran psikologi, tetapi bisa jadi semua itu ambyar hancur berantakan ketika mengalami sendiri ujian kehidupan. Otak dan hati gak bisa lagi membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Yang dulunya sering menasehati teman, adik kelas atau bahkan orang baru yang dikenal tentang cobaan-cobaan dalam kehidupan, Eh…. pas dapat jatah ujiannya sendiri malah ‘kalah’.

Adapun setelah ujian adalah evaluasi, evaluasi, evaluasi tentang hasil ujiannya.

Dalam Al-Qur`an, ayat-ayat terakhir surat Al-Baqarah dijelaskan:

رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ

(Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya)

Melalui sarana blog ini saya pribadi mohon maaf jika ternyata saya melakukan “Kaburo Maktan”. Menasehati tapi tidak menjalankan hal-hal yang dinasehatkan.

Semoga kita semua lulus dalam setiap ujian, yang kemudian membawa kebaikan dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s