Rebook: Munjid Kamus

Kamus bahasa Arab yang termasuk lengkap, yaitu Munjid. Terbitan Daru-l-Marsyriq, Beirut yang dulu diterbitkan Percetakan Katolik di Beirut juga. Di Indonesia seharga 200an ribu. Kamus ini dibagi menjadi tiga bagian besar, Kamus fil-l-lughoh (bahasa), fil-l-adab (literartur), fil-l-‘alam (istilah, nama, daerah di berbagai keilmuan). Cetakan pertama adalah pada tahun 1905 M.

munjid 1

Munjid merah adalah cetakan ke 5, sedangkan yang biru cetakan 38 (tahun 2000). Harganya pun beda, merah Rp 85,- (bekas), biru Rp 200an ribu (baru).

Heheh… sejak kecil suka sekali buka munjid, karena didalamnya ada gambar-gambar dengan tulisan arab dibawahnya. Hal ini lah yang bagus untuk pembelajaran bahasa. Bahasa tidak diterjemahakan ke bahasa lain, cukup diterjemahkan dengan gambar atau deskripsi dengan bahasa yang sama.

Adapun pengurutan kata berdasarkan huruf asal dari kata yang dicari. Contohnya adalah مكتب maka yang dicari bukan م duluan, tapi huruf asalnya ك ت ب. Baru dicari dari urutan ك.

Karena saking tebalnya, buku ini multifungsi, pertama jadi kamus, kedua jadi bantal, ketiga jadi ganjal pintu, keempat kipas kalo lagi panas *ngawur* wkwkkw…

munjid 2

Tampilan Munjid lama dan yang baru

Susah banget bawanya, apalagi kalo naek sepeda menuju kelas dan pada hari itu juga ada ada pelajaran bahasa Inggris yang harus bawa kamus Oxford paket besar. Hmm… dan gak boleh bawa tas. Body building dah jadinya🙂

Adapun dulu waktu sekolah, ada ujian khusus yaitu Fathu-l-mu’jam atau Fathu-l-munjid. Memang butuh keilmuan khusus untuk bisa menggunakan kamus ini. Harus punya modal kecil ilmu nahwu dan shorf. Waktu yang terbatas, soal yang banyak, membuat kita panik sampai gak lagi hafal urutan huruf hija`iyyah. Endingya, Munjid yang disalahkan, “Kamusnya gak lengkap” hahaha..

Semoga bermanfaat

2 thoughts on “Rebook: Munjid Kamus

    • wa’alaikumsalam wr wb, saya pribadi juga kurang tau dimana bisa mendapatkan munjid bekas. Saya mencari di beberapa pasar buku bekas juga tidak menemukan. Mungkin disekitar pesantren yang pakai munjid bisa ditemukan. Kalo di Gontor Ponorogo tetap aja sulit nyari yang bekas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s