Cerita Fiksi??!! kayaknya menarik juga

Asyik juga membaca cerita-cerita fiksi yang mengalir, sehingga otak, perasaan bahkan gerak tubuh terhipnotis oleh rentetan kata. Meskipun cerita yang menarik bukan tujuan utama, tapi itu hanya sebuah wasilah atau alat untuk menyampaikan sesuatu. Bisa saja sesuatu itu berupa pelajaran science logic di kelas, bisa juga kearifan lokal, atau pelajaran agama sampai budi pekerti.

Tentunya segala sesuatu keahlian pasti butuh latihan. Baik latihan menulis itu sediri ataupun latihan membaca cerita-cerita yang semadzhab. Imajinasi ku sering loncat sana sini, semoga aja ini bukan tanda anak autis😛. Hal itu bisa jadi modal tuk menulis fiksi. Melihat dari pengalaman mengajar IPA dikelas, anak-anak lebih suka pelajaran yang dikemas dalam bentuk cerita.

Perlu dipikirkan juga, banyak pembaca yang kurang ahli melihat hal yang tersembunyi dalam cerita. Tipe orang ini ‘to the point’, tidak manjur dengan sindiran dan analogi.

So… udah banyak imajinasi yang minta ditulis, tapi masih takut kalo ada yang salah faham cerita amatiranku. Maklumlah… masih masa ‘transisi’😛

Dan semoga tulisan ini bukan tulisan fiksi #gludaQ #pake #Qolqolah :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s