Di bawah lindungan ka’bah

Duduk di masjid sembari menunggu khotib jum’at naik mimbar, terlihat di kanan kiriku para jama’ah tengah khusu’ membaca al-qur’an. Aku pun terlarut dalam ke khusu’an, bukan al-qur’an tapi novel yang telah ku simpan di hp😀. Yah… setelah berpuluh-puluh tahun baru pertama kali membaca novel karangan Buya Hamka “Di Bawah Linungan Ka’bah”. Ternyata sang ulama besar ini romantis juga.

Hamid mencintai Zainab, dan begitu pula sebaliknya. Tetapi keduanya mencintai dalam diam. Kalo cerita percintaan dan yang serupa sudah sering saya dengar, tapi yang  menarik perhatian adalah Hamid yang ‘galau’ waktu itu malah menuju ke Makkah untuk menjalankan ibadah haji. Itu bukan satu-satunya tujuan, dia memang ingin menuntut ilmu juga. Solusi ‘galau’ dengan ibadah haji.

heheheh… saya kalo gitu juga pengen, ibadah haji plus belajar agama ke timur tengah, tapi gak harus galau duluan.

emang kalo jatuh cinta sampe menderita gitu ya??!! korelasi dengan keimanannya gimana ya??!! Allahu a’lam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s