“Kehilangan Seseorang” – sebuah curahan hati

Hampir 99% mendapat sesi kehilangan merupakan sesi yang menyakitkan. Ketika punya sandal, trus hilang. Ketika punya dompet trus hilang. Ketika punya kehormatan trus hilang… secara manusia, pasti menyakitkan. Kecuali bagi mereka manusia-manusia beriman, memang beda kekuatan hatinya. Dan yang paling menyakitkan adalah kehilangan seseorang, lebih dari menyakitkan. Dalam Al-Qur`an terdapat ayat yang artinya: “Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar“. (Al-Baqarah 155)

Dari frase “Kehilangan Seseorang” mempunyai pengertian yang bermacam-macam, tergantung orang yang membaca. Ada yang mengartikan, bahwa ada yang kehilangan karena ada yang meninggal, ada yang mengartikan putus ditinggal pacar, ada yang mengartikan karena perpisahan. Adapun dalam tulisan ini saya ambil menggunakan perspektif saya.

Berkali-kali saya merasa kehilangan seseorang. Bermacam-macam jenisnya. Dulu punya teman yang begitu sholeh dan pintar, tapi sekarang sholat aja jarang. Pembicaraannya cuma sebatas perempuan-perempuan dan perempuan. Melihat hal tersebut, saya merasa kehilangan, kemana sosok yang sholeh dan pintar dulu. Ada juga, punya kenalan perempuan yang InsyaAllah sholehah dan aktifis, tetapi terakhir melihat photo di sosmednya, yang menurut saya sudah menyimpang dari syariah (meskipun pake jilbab) bahkan akidah… jlebb… betul-betul kehilangan teman perempuan yang dulu ‘memukau’.

Punya kawan sepesantren, bacaan qur’annya bagus. Selalu terdepan dalam hal ibadah. Tapi sekarang, bergandengan dengan perempuan yang mungkin disebut pacar, itupun gak pake jilbab. Haduuuh…. kehilangan lagi😦. Kehilangan kawan, karena telah nikah dengan perempuan yang tidak cukup sholehah untuknya (menurut saya).

Allahu a’lam, mungkin hati saya aja yang kotor, sehingga mudah menilai jelek terhadap orang lain. Apa itu disebut “mencintai karena Allah?”

4 thoughts on ““Kehilangan Seseorang” – sebuah curahan hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s