Menu makanan kita hari ini adalah …

“Our menu today is Take it or Leave it” itulah tulisan yang terpampang di mess room sekaligus ruang makan kapal laut Stavros Niarchos (hampir sekelas dengan kapal Dewa Ruci). Si penghuni dapur memang faham betul karakter orang-orang yang datang ke dapur. Ada yang minta ini itu, ada yang ambil terus makan, ada yang ikut masak di dapur, tapi penghuni dapur tidak mau ambil pusing, kalo mau makan silahkan makan, kalau tidak mau makan yang ada, silahkan tinggalkan saja.

Hampir senada dengan itu, saya iseng memperhatikan orang yang beli gorengan di Burjo (warung bubur kacang ijo), atau di gerobak penjual gorengan. Ada beberapa orang yang pengen makan satu gorengan saja, dia ambil ini dilihat trus dikembalikan, ambil yang lain dilihat dikembalikan lagi, sampai berulang-ulang, baru yang (mungkin) kesepuluh baru betul-betul diambil dimakan. Lah…. itu gorengan yang udah dipegang trus dikembalikan tentunya sudah terkontaminasi dengan tangan dia?!!! hedeeewwwhh…. (su’udzon saya: mereka terlalu perfectionist atau mungkin gak bersyukur dengan makanan yang ada). Jujur aja, sulit menghindari su’udzon ini, tapi semoga bisa jadi pembelajaran bagi saya dan siapa saja.

Keluarga saya, terutama orang tua, sangat menekankan intinya bersyukur dengan makanan yang ada. Waktu kecil saya tidak mau makan kuning telor, jadi kalau makan telor yang diambil hanya putihnya saja, kuningnya dibuang. Tahu hal tersebut, orang tua selalu bilang “Koe ra iso syukur, Gusti Allah wis paring rejeki koq malah diguak, kae… koncone bapamu mangan pilih-pilih, sak iki dadi kere!” (translate.google.jawa.id:Kamu tidak bisa bersyukur, Gusti Allah sudah memberi rizki tapi koq dibuang, itu temennya bapakmu makan cuma pilih-pilih, sekarang jadi miskin!”). Kalo dah mendengar kata-kata tersebut, aku pun diam. Memang betul2 masuk hati. Thanks Mom n Dad, You all are my everything #sambilMinumSusu. hahahaha…

Efek sampingnya dari didikan tersebut adalah: apapun makanannya meskipun tidak terlalu enak, tetep dimakan. Tapi saya koq gak gemuk??!!.😛 . Selain itu saya makan kayak orang seminggu gak makan. heheheh…

Untuk makanan insyaAllah bisa masuk semua dah, tapi saya masih terlalu perfectionist untuk ‘makanan special’, hedewwhhh… bingung juga, takut gak bersyukur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s